Dari kediaman Harun dan Bora menuju istana adalah perjalanan yang bisa dibilang jauh. Istana berada di pusat ibu kota, sementara kediaman mereka berada di pinggiran ibu kota. Tidak ada dari mereka yang mengatakan apapun selama perjalanan, yang terdengar hanya suara hentakan kaki kuda di jalan. Mereka mendengar suasana menjadi lebih ramai, kemudian kereta kuda berhenti sepenuhnya. “Tuan, Nyonya, kita sudah sampai,” ucap kusir kereta kuda mereka. Ia kemudian membukakan pintu kereta kuda untuk ketiganya. Harun keluar terlebih dahulu, kemudian mengulurkan tangannya untuk Bora. Mingyue menunggu mereka keluar, sebelum dirinya sendiri keluar dari kereta kuda. Setelah ia meletakkan kakinya di luar kereta kuda, ia langsung disambut dengan pemandangan pintu masuk istana yang sudah ramai dengan or

