Setelah memastikan ia tidak memanggil orang yang salah, Bora langsung berlari ke arah Mingyue. “Ah, Nyonya, tolong jangan berlari. Anda masih harus memulihkan diri.” Salah satu dari orang yang berjalan bersama Bora berteriak dengan nada sedikit panik. Mungkin ia penjaganya. “Tenang saja, aku sudah merasa jauh lebih baik.” Bora membalas dengan sebuah teriakan. Ia kini berdiri di depan Mingyue dengan sebuah senyuman cerah. “Saya sudah mendengar kabar kalau Tuan Mingyue akan datang ke ibu kota untuk melihat festival. Dan juga mengatasi masalah yang itu.” Bora mengucapkan kalimat terakhirnya dengan sebuah bisikan. Hanya ia dan Mingyue yang dapat mendengarnya. Mingyue menganggukkan kepalanya, begitu juga dengan Jamur Hitam. Bora mengalihkan pandangannya kepada Jamur Hitam. Matanya terlihat b

