Bab 8: Profil Asli Annar

1070 Kata
" Kamu habis jalan sama pria bernama Annar?" tanya Mido yang menemuiku dalam kamarku tanpa menutup pintu " Iya kak, kenapa ? dia temanku" tanyaku yang masih sibuk mengerjakan tugas kampus " Kamu tahu siapa itu Ann?" tanya Mido lagi " Yang aku tau dia seorang pengusaha yang memiliki banyak klinik kecantikan, emangnya ada apa?" tanyaku sekali lagi " Huh... ayo kemarilah kita ketemu Randy dan Kojuro" ajak Mido membawaku kehadapan Randy dan Kojuro " Randy... Kojuro... tolong jelaskan siapa itu Annar" teriak Mido yang aku rasa tindakan posesifnya sangat aneh dimataku " Mido biarkan Ann berteman dengan siapa saja" kata Yeri membelaku yang sedang mengurus kiriman dokumen kerja dari sekretaris nya di meja ruang istirahat " Kau fokuslah kerja" jawab Mido kesal " Ada apa ini ?" tanya Randy yang keluar dari toilet ruangan istirahat " Ini tolong jelaskan siapa itu Annar pada Ann" ucap Mido yang menunjuk ke arahku " Sebenarnya ini tidak penting sih tapi karna Mido lagi panas ... ayo kita ke perpustakaan mencari buku profil" ajak Randy . Sesampainya di ruangan perpustakaan, aku kaget perpustakaannya besar sekali dan canggih " duduklah dulu" kata Randy meminta kita berdua untuk menunggu sementara Randy mencari buku itu " Ini dia" teriak Randy yang aku liat memegang sebuah buku tebal berwarna coklat, Randy mencari nama Annar di daftar isi buku itu dan menemukannya tepat berada di halaman 182 lalu Randy memberikannya padaku " Dia anak Roysia?" tanyaku kaget " Ia... ayahnya dulu adalah teman bisnis dari ayah Ronaldo dan Ronaldo adalah teman masa kecilnya... Aku tidak tahu alasan kenapa ayahnya bisa mati bunuh diri tapi generasi ke 19 telah mencuri harta paling berharga nya yaitu Krystal Cermin Ajaib... aku dengar cermin itu bisa mengubah dan mempercantik penampilan pasiennya makanya klinik kecantikan dia sangat laku... Aku cuma khawatir kalau Annar mendekatimu untuk balas dendam tapi kami tidak bisa melarang mu dalam berteman" jelas Randy yang duduk di sebelah Mido " Ini bukan salah satu sifat playboyku lagi, setelah aku menonton video pengintaian mu aku mengenal teman priamu, Kojuro meminta ku untuk memperindah mu... Maaf kalau kamu merasa tidak nyaman tapi kami takut kamu akan salah jalan dan berakhir sama dengan para seniormu... maafkan kami" ucap Mido juga. Aku fokus pada buku yang menjelaskan profil Annar terkadang aku juga mendengar penjelasan dari kedua kakakku, aku bingung aku harus bagaimana apa aku menjauhi Annar atau tidak. Aku kembali ke kamarku di mansion markas, aku berbaring dan menatap langit-langit kamar " Apa yang harus kulakukan? Aku kasihan sama dia... Aku juga pingin punya teman yang tidak memandang fisikku, aku sudah sangat senang punya teman seperti senior Angela, teman masa kecilku Daniel dan entah kemana dia aku tidak tau... Aku merindukan Daniel dan Angela" ucapku yang tanpa kusadari aku sudah tertidur. Itu resiko dari Ann yang menjadi anggota Lupin Pink, gadis cantik ini akan kesepian karna sebelas kakaknya merupakan orang sibuk jika tidak ada misi mereka bekerja mengurus perusahaan mereka di markas mansion karna mereka suka selalu bersama terkadang ada sebagian yang memilih bekerja di mansion pribadi mereka, ada yang ke kantor pusat mereka, dan ada yang bertemu klien teman kerja sama mereka tapi mereka sadar mereka punya adik perempuan yang masih muda jadi mereka berusaha memberikan kenyamanan terbaik buat Ann. Bahkan ibu Randy sangat menyukai Ann, Ibu Randy tahu Ann bukan gadis dari kalangan atas tapi Ibu Randy mengagumi kepintaran dan bakat Ann, Ibu Randy pernah meminta suaminya untuk memperkerjakan Ann menjadi asisten pribadinya sayangnya Pak Michael memilih memasukkan Ann kembali kuliah di Politeknik Pariwisata Mekar. " Ting" bunyi notifikasi w******p milik Ann " Ann, kamu ada di kamar? Aku sudah ada di apartemenmu menunggu di Lobby, aku ingin membawamu ke rumahku... Ibuku mau melihat mu" bunyi isi pesan dari Annar, Ann membaca w******p dari Annar dan dia langsung curiga jadi dia membalas " Tunggu sekitar 1 jam, aku masih di jalan habis ke rumah teman kelasku kerja tugas kelompok" " baiklah" jawab Annar. Ann melaporkan ini pada Randy dan Randy bilang pergi ke ruangan kerja milik Goisan dan Akage membawa bekal buat jaga-jaga, Ann langsung menuruti perkataan Randy dan membawa keperluan penjagaannya. " Ann, pakai alat teleportasi ciptaan ku" kata Akage menunjukkan sebuah alat berbentuk lemari pakaian yang baru diciptakannya, Ann bersiap-siap memakai aplikasi pengubah penyamaran dalam gelang anggota dan sekali 1 detik mengubah penampilan Ann, Ann masuk dan mencoba alat ciptaan Akage " Aku sudah sampai? alat buatan ciptaan kak Akage memang hebat dan diluar nalar" gumamnya dan Ann sudah sampai diluar apartemennya, Ann masuk menemui Annar yang menunggunya di Lobby. " Ayo.." ajak Annar membukakan pintu mobilnya buat Ann, mereka berdua sampai ke mansion megah milik Annar dan di ruangan tamu tampak perempuan berusia sekitar 40 tahun yang duduk dengan penampilan anggun dan mewah menyambut Annar juga Ann. Annar memeluk dan menyalami ibunya tercinta serta mengenalkan Ann kepada ibunya " Ibu ini temanku namanya Ann, Ann... ini ibuku" kata Annar mengenalkan mereka berdua " Salam nyonya, aku Ann" jawab Ann menyalami tangan ibu Annar " Gadis ini cantik sekali seperti boneka, nak kamu memang pintar berteman dengannya, mari nak" kata ibu Annar yang mengajakku untuk duduk bersamanya serta menyajikan beberapa cemilan juga minuman untukku di ruang tamunya. Mansion nya besar tapi Mansion milik Randy lebih besar layaknya istana, penampilan ibunya yang aku lihat layaknya wanita sosialita berkelas, aku harus fokus berjaga-jaga dan tidak terlena dengan semuanya. " Tujuanku mengajakmu aku ingin belajar bersama dengan mu... Aku tahu kamu sangat pintar bahasa asing meskipun prodi kita berlainan tapi pelajaran bahasa asing dikhususkan buat semua prodi termasuk prodi event organizer" Kata Annar menjelaskan maksud dia mengajakku ke rumahnya " Boleh tapi jangan belajar ke kamarmu... belajar di ruangan istirahat sana, jangan tersinggung Ann bukan maksud ibu melarangmu tapi kamu perempuan, seluas apapun mansion ibu tapi tidak baik bagi wanita memasuki kamar seorang pria" ucapnya menasihatiku dan aku kaget mendengarnya, baru kali ini aku mendengar penuturan itu dari wanita kaya raya biasanya mereka melepas anak gadisnya sampai banyak yang tidak suci lagi gara-gara pergaulannya. Aku menjawab baiklah dan aku menunggu ke ruangan yang ibu Annar maksud, sejauh ini tidak ada pergerakan aneh dari keluarga Annar tapi aku tidak boleh lengah. Sementara kesebelas kakaknya mengintai Ann diam-diam, mereka tahu Annar membawa Ann dan tampak khawatir. Kojuro yang otaknya kayak Albert Einstein menenangkan teman-temannya untuk mempercayai Ann walaupun dia saja belum percaya kepada Ann dan menyuruh untuk memperhatikan kelakuan keluarga Annar. Kojuro sangat yakin keluarga Annar pasti mau balas dendam terhadap kelompok Phantom Thief Lupin.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN