'Sisi Lain'

2833 Kata

Pagi itu, begitu Demian sampai di lobby kantor, dia langsung menangkap pemandangan yang membuat bibirnya mengulas senyum kecil, mobil Shaka sudah terparkir di tempat biasa. Tumben pengantin baru bisa datang pagi, batinnya. Tapi ada semacam kelegaan juga yang menyelinap di d**a. Berbeda dari rutinitas biasanya yang selalu memilih naik tangga demi membakar kalori sisa sarapan, kali ini Demian langsung melangkah masuk ke lift. Tujuannya: lantai tiga. Tempat sarangnya si pengantin baru. Namun senyumnya mendadak pudar saat pintu lift terbuka. Di balik meja sekretaris, Yuni sudah duduk manis seperti biasa. Rambut dicepol rapi, wajahnya menunjukkan siap kerja keras karena bos baru pulang. "Selamat pagi, Pak," sapa Yuni dengan senyum sopan. "Pagi. Eh, udah pindah ke lantai tiga aja, Yun?" tany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN