DUSTIN POV Tiga wanita drama Queen dalam hidup gue akhirnya bisa berkumpul bersama. Duh, bahagianya ya tapi kok horor. Gue sama sekali nggak tahu kenapa mereka berdua tiba-tiba saja datang berkunjung ke Bali tanpa pemberitahuan. Terutama kehadiran Jelita yang akhirnya pulang ke Indonesia setelah sok sibuk dengan semua pekerjaannya di luar sana dan hanya pulang kalau lagi niat. Rasa nyeri di tangan gue berkurang saat melihat wajah ketiganya yang saling bertukar senyum setelah pelukan heboh tadi. Terlalu mendramatisir. "Kenapa Mama dan Kak Jelita tiba-tiba bisa ada di Bali? Aduh, Bianca sampai kaget. Nggak nyangka dapat kunjungan kalian." "Kami berdua sengaja mau kasih kalian kejutan—" kata beliau dengan senyuman seraya melihat ke arah gue. "Tapi kenapa malah kami berdua yang dikejutkan

