ME.26-3 : DRAMA PERNIKAHAN (3)

1896 Kata

Apa aku sedang beradegan dalam salah satu sinteron kekinian yang terlalu banyak drama bertele-tele yang membuat pemeran utamanya tersiksa batin dan tampil mengenaskan? Aku melepaskan pelukan dan memandangi Mas Sum dengan tatapan tidak percaya. "Mas nggak kenal istri Mas sendiri?" Aku mundur dengan tatapan terluka. Mas Sum menggelengkan kepalanya seraya mengamatiku dari atas sampai bawah. "Kenapa kamu kayak gembel gini? Mana sandalmu?" Aku menunduk melihat ke arah kaki telanjangku yang lupa dipakaikan alas sangking paniknya dan baru terasa nyeri juga dingin. "Lupa Mas." Aku mendekat, menangkup wajahnya dengan kedua tangan membuatnya kaget. Di kepalanya melingkar perban putih, bibir dan lehernya luka seperti terkena pecahan kaca, kemeja birunya terkena percikan darah dan lengan kirinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN