69. Berangsur Membaik

1802 Kata

"Sayang... kenapa malah nangis?" Kesadaran Aslan sudah benar-benar kembali. Setelah melakukan pemeriksaan beberapa saat dan dipastikan dalam kondisi baik, tim dokter serta keluarga lainnya memberikan pria itu waktu untuk bisa berdua bersama sang istri. Lantas, di dalam ruang perawatan, Aslan menoleh pelan. la dapati sosok Aisha yang tengah duduk sembari menggenggam erat tangan kanannya. Kalau diperhatikan baik-baik, kedua mata sang istri tampak sembab dan bengkak. Aslan yakin, pasti ini akibat terlalu banyak menangis dan juga kurang tidur. "Aku udah sadar. Harusnya disambut dengan senang, bukan malah nangis. Lagian, kenapa harus terus sedih kalau bahagia itu gratis." "Aku tau," sahut Aisha lirih. "Aku gini karena kangen banget sama kakak," cicit Aisha kemudian sambil mencebik. Tak l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN