Rio's side ya gaes.. . . . . . *** Akhirnya giliran gue dan Halim keburu juga. Setelah mendapatkan legalisir dan segala perlengkapan berkas wisuda yang lain, gue pun segera mengupload semua berkas untuk wisuda. Siang ini begitu terik, sepertinya sore akan hujan. Bah, sejak kapan gue jadi peramal cuaca begini? Dasar aku! Halim udah pulang duluan karena dia lelah menghadapi hari ini. Sebenarnya gue juga ingin pulang, tapi malah gue berjalan ke kantin fakultas teknik. Gak tau kenapa gue pengen kesana lagi. Tapi gue melihat ada seseorang yang sangat gue kenali sedang tertawa lepas dan di rangkul mesra oleh seorang laki-laki. Laki-laki yang waktu itu berteduh bersama dengannya. Darah gue serasa mendidih melihat adegan tersebut. Bisa lo bayangin, sekarang mat

