Rio's side ya gaes.. . . . . .. *** Gue menghindar dari Ify sejak pertengkaran siang itu. Gue gak pulang kerumah, gue lebih memilih tidur di kafe. d**a gue sedikit nyeri ketika Ify lebih memilih turun dari mobil dan membela David, anak ingusan itu. Hah, gue sebagai suaminya serasa di duakan! Tapi sebenci - bencinya gue dengan keputusan Ify, gue gak boleh mendiamkan dia. Alfian berbaik hati mendengarkan keluh kesah gue kemarin malam. "Harusnya lo bisa dengar lebih lanjut penjelasan Ify, Yo! Kalian sama-sama salah sebenarnya. Ify juga semestinya gak gitu kepada laki-laki lain. Tapi karena dia akan menjadi seorang ibu, mungkin itu naluri nya yang bertindak seperti itu ke David. Apa lo lihat tatapan mesra si David ke Ify?". "Enggak ada sih--". " Nah,

