'Biarlah aku memelukmu sebentar saja agar aku bisa menimbang cinta mana yang harus ku pilih.' MAS BAGAS. POV Yasmin Mas Bagas duduk di tepi ranjang, mengikat tali sepatu kerjanya dan telah siap dengan seragam hijau khas mandor perhutani. Aku meletakan kopi s**u pesanan Mas Bagas di atas nakas samping ranjang. Kemudian menghampiri Mas Bagas dan bergelayut manja di bahu kekarnya. Seminggu bersamanya membuatku semakin jatuh cinta kembali kepadanya. Rasa kecewa dan dendam melebur menjadi satu hilang bersama cinta yang justru semakin tumbuh subur di dalam hatiku. Mataku menatap rahang kekar pria yang telah sibuk dengan sepatu yang sedang ia kenakan. Tampan! Tapi aku takut kehilangannya. Terbesit rasa takut jika Mas Bagas ternyata masih bersama dengan gadis yang pernah menolak

