Mencari Petunjuk

1233 Kata

“Aww … sakit, Bay.” Rinda menginjak kaki Bayu dengan keras, hingga Bayu melepaskan kungkungannya. Pria itu kemudian tertawa. "Kamu juga takut, 'kan?" Rinda mendelik, kemudian dia berjalan kembali. “Udah ikut aja.” Rinda menarik tangan Bayu. Kemudian, Rinda berjongkok di depan sebuah makam, makam yang masih merah tanahnya, yang masih segar bunganya. Bayu terlihat bingung, “Rind, ini makam siapa?” Rinda menarik napas. “Kamu lihat sendiri.” Bayu berjongkok di sebelah Rinda. Dia membaca nama yang terukir di atas batu nisan itu. “Rega Darwanto?” lirihnya. “Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.” Bayu tersentak hingga dia kehilangan keseimbangan tubuhnya. “Ini?” Rinda mengangguk. “Ada yang menembaknya, dua hari sebelum pernikahan,” terang Rinda dengan nada suara yang bergetar. Bayu membuang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN