Tania dan Rega tengah berada di kereta api dari Bandung menuju Semarang. Setelah pamit dengan keluarga Mang Diman, Rega mengantar Tania pulang, dia hanya tidak ingin Tania pulang sendiri. Kepulangan mereka bukan tanpa alasan, beberapa minggu kedepan Tania akan disibukan dengan persiapan pernikahan. Setelah berdamai dengan egonya, Rega berjanji akan menjadi lebih baik lagi dan Tania berjanji akan membantunya keluar dari trauma masa lalu yang membuat Rega sulit menjalin hubungan yang normal. Tania menatap keluar jendela, dia menikmati sepanjang jalan kereta api, yang menampilkan pohon-pohon berdiri tegak, sungai-sungai membentang, gunung-gunung menjulang, ini yang Tania suka saat pulang ke Semarang menggunakan kereta api, dia puas dapat memanjakan mata menikmati pemandangan. "Mas ..." Tan

