sedang berduka

1028 Kata

"Mau sampai kapan hujan?" Abe mendengar suara itu berembus berat dan lirih. Bianca memejamkan mata, nampak letih dan mengantuk. Saat Abe dengan tiba-tiba mengulurkan tangan, menekan salah satu tombol dan tempat duduk itu turun untuk memposisikan tempat yang nyaman Bianca tersentak, bingung mendapati kursinya menurun secara perlahan. Ketika melihat siapa pelakunya, dia menghela napas. "Aku tidak apa." "Kau sepertinya butuh tidur," ucap Abe datar. Berpaling untuk memeriksa mobil dari spion kanan saat hendak menyalip sebuah truk. "Aku memangkas perjalanan melewati tol. Tidurlah dulu." "Aku tidak bisa tidur." "Bagaimana dengan mendengar lagu? Mungkin bisa membantumu sedikit rileks." Abe berkata tenang, nyaris berupa bisikan. "Kau sangat baik," ujarnya setengah bercanda. "Tapi serius, itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN