mengemas bayangmu

1523 Kata

"Sekarang aku benar-benar cemas." Abe menautkan alis, mendengar suara sahabat pirang Bianca yang duduk di kursi tepat di sebelah ranjang sambil meringis. Menatap tubuh sahabatnya yang tergolek di atas ranjang, pulas penuh arti. "Aku mulai memikirkan risiko penyakit yang sebelumnya kau katakan," kata Aisha getir, menatap telapak tangannya sendiri. "Teman kerja kami mampir tadi. Dan aku memintanya untuk pulang. Biar aku yang menjaga Bianca sampai dia sadar." "Aku datang berniat mengusirmu pergi." Alis Aisha yang rapi terangkat naik, manakala seharusnya tersinggung karena ucapan dokter kurang ramah itu. "Aku tidak berniat pergi. Sahabatku masih belum sadar." "Aku akan menjaganya." Aisha diam. Lebih pada merenung untuk berpikir. Selama otaknya sedang bekerja, napasnya terdengar berat. "A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN