Sean melangkahkan kaki kecilnya diatas karpet bulu berwarna merah, di ruang keluarga bayi yang minggu depan akan menginjak usia satu tahun itu mulai sedikit berlarian kesana kemari dengan terhuyung-huyung. "Jangan lari-larian nanti jatuh" peringat Lentera sembari mengikuti arah anaknya berjalan Sean terus berlari-larian tanpa melihat apa yang ada didepannya, dia terus memerhatikan Ibunya yang mengejarnya dengan tawa renyahnya. Sean tumbuh menjadi bayi yang aktif begitu sudah bisa berjalan, Lentera bahkan mengeluh lelah menjaga Sean yang tidak bisa diam, biasanya siang hari Sean akan mulai mengantuk dan tidur siang, tapi akhir-akhir ini dia lebih memilih berlarian kesana kemari dengan tawa riangnya. Lentera berhasil menangkap Sean dan mendekapnya erat agar tidak lepas la

