Sepulang dari insiden eskrim Chanyeol, Sehun masih terdiam dan uring-uringan. "Nggak balik kantor?" tanyaku, Sehun hanya menggeleng dan membaringkan diri diranjangku "Kita bentar lagi nikah kalo lo nggak kerja gimana lo bisa kasih makan gue sama Sean?" sindirku yang hanya mendapat decakan kesal dari Sehun "Udah makan?" tanyaku lagi, kali ini Sehun hanya diam "Jagain Sean jangan dibangunin, gue siapin makan" kataku, setelah membaringkan Sean aku beranjak kedapur untuk memasak. 30 menit berlalu, masakan sederhanaku pun sudah siap dimeja, nasi goreng special untuk Sehun. "Sehun, makan" panggilku, Sehun masih diam "Nggak makan?" tanyaku sembari manghampirinya yang mengelus lembut pipi Sean "Ayo makan, nanti sakit" kataku sembari menariknya untuk bangun, seperti tidak ada tenaga Sehun b

