Rafael menyusul Jesslyn ke Jerman satu minggu kemudian. Dia ingin mengungkapkan perasaannya pada wanita itu dan memintanya untuk menunggunya sampai dia siap untuk menikah. Sesampai di mansion lamanya dia dipersilahkan masuk oleh penjaga setelah menunjukkan identitasnya. Mansion itu tidak banyak berubah masih sama seperti dulu. Rafael sangat merindukan tempat ini. Arthur adiknya Jesslyn datang menyapanya."Hai selamat datang, kamu Rafael kan anaknya uncle Gerald. " "Iya aku Rafael Gultom. Senang berkenalan denganmu Arthur. Jesslyn banyak bercerita tentangmu, " balas Rafael sambil menjabat tangannya. Dia melepaskan tangannya dan melihat sekitarnya, " Apa Jesslyn ada di mansion?" "Dia sedang pergi ke rumah sakit barusan, " jawab Arthur. "Kerumah sakit? apa dia sakit?! " tanya Rafael

