CHAPTER 32

2055 Kata

Suasana hening terjadi tanpa ada satu kata yang keluar dari suara gemulai Lea, ia hanya menatap jalan sambil sesekali melihat Kaffa putranya yang masih tertidur pulas di bangku mobil belakang. Sementara Kaffa mencoba fokus menyentir mobil, tujuan mereka sebentar lagi sampai. Ia tau Lea masih dalam keadaan marah padanya. Tak lama kemudian buah hati mereka Kaffa terbangun dari tidurnya. Bocah kecil itu kaget dia terbangun berada di dalam mobil, Lea memang membawanya masih keadaan tertidur. Lagi pula Kaffa menjemput matahari belum terbit, ia terpaksa membawa anaknya tanpa mandi bahkan kasih tertidur. "Mommy, Kita dimana. Kok taffa di mobil daddy. Kita mau kemana." Celoteh Kaffa yang menduduki tubuhnya sendiri. "Kita mau ketemu papa Dio di Bandung. Kaffa senang enggak." Jawab Kaffa pada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN