Aldio berada di depan kontrakan Sheila. Setelah tidak menemukan sama sekali di apartment Bryan. Dio tahu Sheila pasti sembunyi di kontrakannya. Tidak sulit Dio untuk mencari seorang Sheila. Dengan gaya ala seperti ceo, ia berkacamata hitam. Ia mengetuk pintu dengan keras dan kasar. Berkali-kali Dio mengetuk pintu itu, namun belum juga mendapat sahutan, apalagi dibukakan. Sheila berada di Kamar Mandi, ia merasa ada yang mengetuk pintu kontraknya. Sheila berpikir omnya Bryan yang membantunya membalas dendam. Tok... Tok.. Tok.. Tanpa mengintip, ia membuka pintunya dengan lebar. Sheila terteguk memandang Dio yang menatapnya penuh kebengisan. Sheila mencoba menutup pintunya kembali. Tapi... Bukan Aldio namanya jika tidak bisa menghadapi perempuan licik seperti Sheila. Dengan cepat le

