Cherry baru masuk ke mobil setelah taksi online yang membawa ibu Barry itu pergi menjauh meninggalkan lobby mall. Dia menahan nyeri dan bergegas pulang. Harus bertahan sampai rumah. Sepanjang perjalanan dia beberapa kali hampir menyerempet kendaraan lain karena tak fokus mengemudi akibat menahan sakit. Dia tak mau menganggu Barry yang ada jam kuliah pagi hingga siang nanti. Juga, dia tak mau Barry curiga soal keadaannya saat ini. Saat lampu lalu lintas sejenak berganti warna menjadi merah menyala. Cherry sempat menelungkup di kemudi untuk sesaat. Sebelum akhirnya kendaraan di belakangnya ramai-ramai membunyikan klakson karena lampu itu berganti, warna hijau yang menyala. Cherry terkejut dan buru-buru menginjak pedal gas kendaraannya. "Sebentar lagi sampe, Cherry. Kamu bisa!" lirihnya

