Barry memanaskan mesin motornya. Dia jadi harus pakai motor butut ke kampus karena Cherry akan mengajak ibunya berpergian hari ini. 'Biarin deh. Biar emak sama Cherry jadi lebih deket." Ibu Barry selesai berganti pakaian. "Bar, emak jalan ya!" "Mak, kagak boleh malu-maluin Barry ya!" "Kagak!" Cherry beranjak dari duduknya, sejak tadi dia memperhatikan Barry yang tengah memanaskan motornya di teras. "Bar, aku jalan ya!" "Cherry, jangan capek-capek ya! Kalau ada apa-apa telepon aku, oke?" "Iya, Sayang." "Yaudah, hati-hati." "Bye, Sayang." Cherry mengecup pipi Barry. Ibu Barry terkejut dan memalingkan wajahnya. "Hati-hati!" Barry belakangan jadi mudah cemas. "Ayo, Mak!" Cherry menggandeng ibu Cherry menuju mobilnya. Ibu Barry duduk di depan, di samping Cherry. "Emak belum mak

