Semua barang itu akhirnya dimasukan ke dalam. Rak tua dan sofa usang dikeluarkan terlebih dahulu. "Duh, emak jadi kagak enak." "Mak, Cherry seneng kalau emak mau nerima apapun yang Cherry kasih." "Tapi, Babeh nanti marah, Neng." "Niat Cherry ini tulus, Mak. Babeh nanti akan ngerti, iyakan?" "I-iya deh." "Kalau gitu Cherry mau balik ke kampus dulu ya, Mak. Masih harus ngajar." "Kagak makan dulu?" "Makasih, Mak. Cherry udah makan. Nanti kapan-kapan Cherry yang undang emak makan di rumah Cherry ya!" "Iya dah." * Malam harinya, Barrry pulang. Nampak kusut karena lelah seharian berjibaku dengan buku-buku yang sangat tebal. Dia terhenyak di sofa, cukup lama dia memejamkan mata seraya bersandar. Sebelum akhirnya dia tersadar bahwa sofa yang dia duduki itu berbeda. "Lho, lho! Kok!" B

