157. S3-Jim Jengah

1492 Kata

Pagi ini untuk kesekian kali kekecewaan merajai hati Lili. Keluar dari dalam kamar mandi dengan test pack di tangan. Hanya berdiri mematung di depan pintu kamar mandi. Menatap pada sang suami yang sudah berpenampilam rapi dengan kemeja kerja dan celana bahan. Lelaki itu sedang menyisir rambutnya. Terlihat sangat tampan dan mempesona. Jika tidak ingat bahwa mereka harus pergi bekerja maka sudah bisa Lili pastikan jika dia akan mengurung Jim seharian di dalam kamar. Meminta pada sang suami untuk menghamilinya sampai dia mampu melihat test pack di tangan menampakkan dua garis merah. Ah, menjadi pejuang dua garis merah rupanya begitu melelahkan dan mendebarkan. Beberapa bulan menikah keinginan untuk mempunyai anak tak juga dikabulkan. Padahal Luisa saja kini sedang hamil anak kedua membuatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN