Jim masih setia menunggu dengan duduk di atas kursi tunggu ruang IGD. Ya, lelaki itu memang sengaja membawa sang istri ke sebuah rumah sakit daripada mengunjungi tempat praktek seorang dokter umum. Sudah lebih dari dua puluh menit Lili berada di dalam ruangan. Namun, belum ada juga tanda-tanda salah satu petugas keluar menemuinya. Saat ini Lili tengah menjalani pertolongan pertama ketika sampai di rumah sakit wajah pucat Lili sangat mendominasi. Jim cemas memikirkan kondisi Lili di dalam sana. Hatinya tidak tenang. Duduk membungkuk dengan kedua telapak tangan menutup wajah. Terkadang, kaki yang mengetuk lantai ia gunakan untuk mengusir semua rasa gundah yang mendera. Baru kali ini Jim menadapati kondisi Lili yang sedikit serius dari biasanya. Oleh sebab itulah terlalu cemas ia rasa. Tak m

