" Camelia... " DEG... " Kenapa dia bisa berada di sini? " pikir Camelia. Melihat Camelia yang terdiam ia yakin pasti Camelia kaget ,sama halnya dengan dirinya yang juga tidak menyangka akan bertemu dengan gadis yang selalu ia pikirkan. " Lia..." tangannya terulur untuk memegang tangan Camelia, tapi dengan sigap Camelia memundurkan langkahnya ke belakang. " Maaf mas tadi saya tidak fokus hingga menghalangi langkah anda, kalau begitu sekali lagi saya minta maaf. Saya permisi dulu. " Camelia langsung berjalan tanpa mendengarkan apa yang akan di ucapkan orang tersebut. " itu Rama kan? " Desi berbisik pada Laras yang berada di sampingnya, yang di balas anggukan kepala oleh Laras. " Ngapain dia ada disini? " Desi penasaran dengan keberadaan Rama di hotel ini. " Ayo buruan... " Laras lan

