Jessie datang membawa makanan untuk Hanen,semua makanan nya sudah di awasi oleh voo. Jesi mendekati meja yang ada di dinding dan meletakkan nampan makanan yang di bawanya di situ. "Kau sudah baikan sayang" Jessi menggendong Winnie dan duduk di samping Hanen,dia mengusap rambut Hanen "Perutku sangat sakit Mije" Hanen bersandar di badan Jesi,dia meringis kesakitan memberitahukan betapa sakitnya perut yang sedang cedera. "Seandainya aku tadi berada di situ,aku akan menembak kepalanya sampai hancur, Apa dia tidak tahu siapa kau? berani sekali dia menyentuhmu dan membuatmu sampai seperti ini" Jesi juga melihat banyak memar di wajah Hanen,dadaa nya terasa sesak melihat semua luka Hanen "Ini semua kesalahanku mije, seandainya aku tidak berbohong kepada tuan george,mungkin aku tidak akan seper

