AUTHOR POV Kai dan Andra sama-sama terdiam di dalam mobil. Mereka masih terjebak dalam pikiran masing-masing. Bahkan Andra tak berminat untuk memindahkan mobilnya dari tempat parkir barang sesenti pun. Sedari tadi Andra menarik Kai dari hadapan Valea, Andra tak mengucapkan sepatah kata pun. "Kenapa lo benci sama Val?" tak lama, Andra membuka suaranya. Ia menoleh kearah Kai yang masih menggigit jarinya. "Gue..." Belum sempat Kai menyelesaikan ucapannya, Andra sudah memeluk Kai erat. Kai terbelalak dengan perlakuan Andra yang tiba-tiba. Tapi tiba-tiba Kai mendengar sebuah isakan kecil. Andra menangis. Di pelukannya. "Gue....gue cuma butuh sandaran buat saat ini. Gue gatau apa yang gue rasain sekarang." Ucap Andra lirih. Kai mengangguk mengerti. Mungkin setelah pertemuan Andra dengan kak

