Bab 38

1119 Kata

38 Hari berganti. Imran yang masih kesal pada Dahayu, terlihat muram sedari pagi. Dia marah, karena Dahayu seakan-akan menyamakannya dengan Zayan. Imran kian emosi, karena meyakini bila Dahayu masih mencintai mantan suaminya. Padahal perempuan tersebut telah sering mengatakan ikhlas melepas Zayan buat Ivana. Namun, menurut Imran hal itu cuma di mulut saja, dan Dahayu hanya menjadikannya sebagai pelarian. Kedatangan Dian dan sahabatnya sore itu, kian memperburuk suasana hati Imran. Namun, dia tetap berusaha sopan meladeni kedua tamu berbincang, hingga waktu besuk habis dan keduanya berpamitan. Dian menyalami Salma dengan takzim. Meskipun dulu hubungan mereka sempat kurang baik, tetapi dia tetap menghormati perempuan tua yang pernah menjadi mertuanya selama beberapa tahun. Imran men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN