“Kau seharusnya tetap menghilang seperti lima tahun yang lalu.” Ucapan itu seperti air es yang disiram ke wajahnya. Dira berbalik, menatap Brianna tajam. “Kau bilang apa?” tanyanya lirih. Brianna mengangkat satu alisnya. ”Kau tahu benar apa yang kukatakan. Kau mau aku mengulangnya?” Dira terhuyung, tubuhnya kehilangan keseimbangan sejenak. Tangannya mencengkeram erat tas yang tergantung di bahunya, seolah itu satu-satunya hal yang bisa mencegahnya agar tidak runtuh. Lima tahun lalu. Pikiran Dira berputar, mencoba mencerna makna dibalik kalimat itu. Itu bukan kalimat asal, melainkan pengakuan. Bahwa Brianna benar-benar wanita yang ada di kamar itu. Wanita yang tidur dengan Ethan. “Jadi benar….” bisiknya, lebih kepada dirinya sendiri. Ia menatap Brianna dengan mata memerah karena amar

