BAB 82

1423 Kata

Udara di dalam ruangan terasa lembab dan berbau apek, bercampur dengan aroma logam karat dan kelembaban yang menusuk hidung. Cahaya remang dari lampu gantung satu-satunya di langit-langit menciptakan bayangan menyeramkan di dinding batu yang dingin. Lantainya kasar, kotor dan lembab, seakan menyimpan bekas air yang merembes dari celah-celah di atas atap. Dira berpikir jika ia pernah melihat penjara mungkin bayangan seperti inilah yang akan ia temukan. Ia tidak bisa menyembunyikan perasaan ngeri yang merambat di pembuluh darahnya saat melihat sekeliling. Tempat ini jauh dari mana pun dan pastinya tersembunyi dari siapa pun. Ethan benar-benar tahu bagaimana menyiksa seseorang tanpa harus melukainya secara langsung. Dira menelan ludah. Apakah ia menyukai apa yang Ethan lakukan? Ia tidak pun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN