BAB 74

1514 Kata

Saat roda pesawat menyentuh landasan di Corfu, Dira tidak bisa menahan senyum yang mengembang di wajahnya. Begitu ia melangkah keluar dari bandara bersama Ethan, aroma laut langsung menyergap hidungnya, membuat hatinya terasa ringan. Angin membawa serta wangi garam dan aroma khas pinus yang tumbuh di sepanjang pesisir, mengingatkannya pada rumah—tempat di mana hatinya merasa damai. Ethan menggenggam tangannya erat, mengajaknya berjalan menuju mobil yang sudah menunggu. Saat mereka melaju melewati jalanan berbatu khas pulau itu, Dira memejamkan mata sejenak, membiarkan angin lembut menerpa wajahnya. Ethan yang melihat bagaimana Dira begitu menikmati kepulangan mereka tidak bisa menyembunyikan senyum yang muncul di wajahnya. Ia mengamati wajah istrinya lekat, menatap setiap jengkal wajahny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN