Ditemani oleh saudara sepupunya, Kimmi keluar dari ruangan Uwais dengan kedua mata yang sedikit bengkak akibat menangis tadi. Elvina menghampiri Kimmi kemudian mengusap bahu wanita itu. "Kamu kenapa nangis, Kim? Cerita sama aku, biar perasaan kamu sedikit lega," kata Elvina sambil terus mengusap bahu Kimmi. "Udah sedikit lega kok, Vin. Tadi udah sempat cerita sama Uwais. Eh, tapi kalau bisa pulang kerja nanti kamu mampir ke unit apartemenku ya, biar aku makin lega," pinta Kimmi merajuk. "Ya sudah, nanti aku sama Elvina mampir ke unit apartemen kamu deh!" Uwais berseru. Kimmi menggelengkan kepalanya, "Elvina saja, kamu gak usah! Kamu cuma marah-marah saja sama aku nanti!" Kimmi memberi penolakan dengan tegas. "Ya gimana gak marah sih, Kim! Lagipula memangnya kamu saja yang boleh marah,

