Tiga bulan telah berlalu, Uwais dan Elvina sudah sepenuhnya menempati rumah yang dihadiahkan untuk mereka. Rumah tersebut memang belum sepenuhnya seratus persen terisi, karena Elvina akan memarahi Uwais lagi jika terlalu boros dalam mengeluarkan uang. Hanya tinggal dua kamar tidur yang belum terisi sama sekali. Mereka menempati salah kamar di lantai dua. Saat subuh menjelang, Elvina selalu bangun lebih awal untuk membangunkan suaminya dan memintanya menjadi imam sholat subuh. Setelah itu Elvina akan membuka tirai jendela kamarnya, membiarkan sinar matahari masuk menghangatkan ruang kamar tersebut. Setelah itu Elvina akan turun ke lantai satu, menuju ke dapur untuk menyiapkan sarapan dan bekal yang akan dibawa oleh Uwais. Sementara Uwais sendiri akan mandi, lalu berpakaian, merapikan diri

