Dua minggu menjelang pernikahan, Elvina harus menyelesaikan semua tugas yang tersisa. Bagian HRD sudah memberi tahu jika akan ada orang baru yang menggantikannya datang hari ini. Sepuluh menit lagi sudah pukul delapan, tetapi pengganti Elvina belum juga datang. Sedikit kekhawatiran menyergap hati Elvina. Di hari pertama saja sudah hampir telat, bagaimana di hari-hari selanjutnya? Tepat pukul delapan orang yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga. Seorang wanita berambut pendek sebahu itu menghampiri meja Elvina menanyakan ruangan Uwais. "Permisi, Mbak, ruangan Pak Uwais di sebelah mana ya?" "Kamu yang namanya Maudy?" tanya Elvina sambil kedua matanya memperhatikan penampilan wanita tersebut. Kemejanya keluar dari sebagian dari dalam roknya, rambut pendeknya sedikit berantakan, lalu

