Suasana bandar udara cukup ramai saat ini. Uwais dan Elvina sangat tergesa-gesa menerobos kerumunan orang yang menghalangi jalan mereka. Seseorang yang sudah lama tak mereka temui meminta mereka menjemputnya tepat waktu. "Sayang, memang pintu keluarnya yang ini ya?" Elvina mengedarkan pandangannya ke sekitar. "Iya, kalau menurut yang dia kabari sih emang di sini. Kita telat atau kecepatan ya ini?" Uwais balik bertanya. Sesaat kemudian terdengar pengumuman jika pesawat yang dimaksud baru saja mendarat. "Nah, benar di sini!" seru Uwais. Mereka berdua harus menunggu beberapa waktu lagi, sampai penumpang di pesawat yang dimaksud keluar melalui pintu keluar di depan Uwais dan Elvina. Setelah menunggu beberapa waktu, para penumpang satu per satu mulai berjalan keluar dari arah pintu keluar

