"Vina, kita akan menikah dalam waktu 3 bulan lagi. Setelah menikah nanti kamu ingin tetap bekerja atau bagaimana?" Uwais bertanya pada Elvina dalam perjalanan mereka pulang setelah bekerja. Elvina menyandarkan kepalanya. Pandangannya dilempar lurus ke depan melihat kemacetan yang mengular. Dia sejenak berpikir apa yang ingin dia lakukan setelah menikah nanti. "Hmm ... kalau aku milih untuk terus bekerja, boleh?" Elvina balik bertanya. "Terserah kamu saja, Vin. Selama itu membuat kamu nyaman dan tidak merasa terpaksa." Uwais memang tidak akan pernah memaksakan kehendaknya, walau di dalam hati sebenarnya Uwais ingin Elvina tidak usah bekerja. "Kamu sendiri maunya aku gimana?" "Aku sih sebenarnya mau kamu gak usah bekerja. Tugas suami mencari uang, tugas istri menghabiskan uang. Bukan b

