Secret 60

2200 Kata

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Devandra dan Arumi diantar oleh supir pribadinya membelah jalanan Jakarta menuju ke sebuah taman pemakaman. Sesuai yang dikatakan oleh Devandra kemarin, dia ingin mengunjungi makam kedua orang tua Arumi. Devandra sudah menyiapkan dua buah buket bunga yang sangat besar yang akan dia letakkan di atas makam tersebut nantinya. "Kamu masih ngantuk ya, Rumi?" tanya Devandra pada sang istri yang didapatinya menguap untuk kesekian kalinya. Arumi menggelengkan kepalanya. "Nggak juga kok, Dev," jawabnya kemudian. "Tapi aku perhatiin kamu sudah beberapa kali menguap. Kalau memang kamu ngantuk, tidur aja sini di bahuku." Devandra menepuk-nepuk bahu kirinya. Kepala Arumi langsung dijatuhkan di bahu suaminya yang lebar. Telinganya mendengar detak jantung Devandra y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN