Suasana hati Devandra sedang memanas saat ini. Untuk take kali ini seharusnya Devandra beradegan romantis dengan Quinsha. Tersenyum dengan sangat lembut bahkan seharusnya Devandra menggenggam tangan Quinsha seolah tak akan pernah dia lepaskan. Namun, sayangnya semua itu tidak berjalan dengan lancar. Seharusnya Devandra mengatakan dialognya dengan suara yang mengalun lembut dan penuh cinta, tetapi saat proses syuting berlangsung Devandra malah cenderung meninggikan nada suaranya. Bahkan tatapan yang diberikan oleh Devandra adalah tatapan penuh rasa kebencian. Bukan Quinsha yang dia benci sekarang, tetapi lelaki yang merangkul Arumi di foto yang beredar. “CUT!” teriak sutradara menghentikan proses syuting. “Dave, kamu kenapa? Ini sudah yang ke sekian kalinya tapi akting kamu masih saja tid

