Secret 15

1764 Kata

"MAMAA!! PAPAA!! TOLOONNGG!! ADA ORANG JAHAT!!" "Sudah, sudah! Kalian boleh melanjutkan kok! Mama dan Papa keluar lagi ya!" Ibu Shanum hendak menarik Pak Emran keluar dari kamar. "Kampusku jadi heboh gitu kan! Bisa-bisa besok aku dicari wartawan karena kamu nyulik aku!" seru Arumi. "Jangan bawel deh! Pokoknya nanti malam kita harus jemput Arumi lagi! Jangan sampai telat ya!" Devandra mengingatkan Ghani. "Siap Bos! Jadwalnya udah diubah kok!" *** "Huufff..." Arumi menghela nafas panjang. Dia sedang berdiri dengan punggung yang disandarkan di dinding. Rasanya dia sudah sangat lelah karena sejak kemarin ada saja kejadian yang membuatnya bertengkar dengan Devandra. "Kamu kelihatannya capek banget!" seru Rangga yang tiba-tiba sudah berdiri di samping Arumi. "Iya, capek banget! Ada aja

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN