Ketika Laras akan keluar dari rumah, sangat kebetulan dia bertemu dengan Randi yang baru saja pulang. Laras mengernyit, dia mengangkat lengan kirinya untuk melihat jam tangan perak putih yang terpasang elegan. "Sudah sore dan kamu baru pulang?" tanyanya dengan heran. "Ya, aku ke perpustakaan dulu." Randi menjawab dengan tenang, dia melihat gaun dan riasan Laras dan tahu adik sepupunya itu akan pergi ke luar. "Pergi dengan Rena?" "Ngapain coba aku ke rumah Rena?" Laras memutar matanya, mengingat betapa menyebalkan temannya itu membuat Laras ingin mencabik-cabiknya. Kemudian ekspresi kesalnya berubah menjadi bersemi, seolah bunga-bunga yang laci segera dibangkitkan dan hidup dengan berayun dibawa angin sepoi-sepoi. "Tentu saja aku akan pergi dengan Kevin," katanya, menaikkan nada suaranya

