Laras memainkan kalung yang mengait jari-jarinya sembari melangkah masuk ke dalam kamarnya. Dengan tendangan ringan, pintu tertutup di belakangnya. Laras melempar tasnya ke atas tempat tidur dan menjatuhkan tubuhnya di sampingnya, berbaring sembari memperhatikan kalung tersebut dengan emosi yang rumit. "Kalung murah, jelek, dan kualitasnya pun buruk. Pasti benda yang didapat dari pasar malam." Laras berkata dengan penuh ejekan, tatapannya merendahkan. Lalu dia bangkit, tangannya terulur ke meja nakas di samping tempat tidur, membuka laci terakhir untuk menempati kalung inisial K itu dan menutup serta menguncinya. "Mampus kamu, tidak akan pernah lagi melihat matahari!" kata gadis itu penuh kebencian, meluapkan emosinya pada benda mati yang tak bersalah. Laras bermain dengan Rena hingga m

