Pada hari Senin, Laras sengaja berada di bagian belakang barisan agar tidak terlihat orang para guru yang memantau. Pagi yang cerah, matahari bersinar terang, bendera merah putih berkibar dengan megah. Para murid memberi hormat diiringi oleh lagu kebangsaan yang dibawakan oleh kelompok pemandu suara dari kelas sepuluh. Setelah bendera sukses dikibarkan dengan selamat sampai ke puncak tiang. Pemimpi upacara membuat aba-aba siap kepada para murid. Laras melihat ke depan dengan malas, ke sosok kakak sepupunya yang kini menjadi pemimpin upacara. Berdiri dengan gagah dan tampak sangat kokoh. Hal yang paling Laras tidak sukai dari upacara bendera adalah pidato dari pembina upacara. Kali ini posisi itu diraih oleh kepala sekolah, yang menandakan bahwa upacara akan berlangsung dua kali lebih

