"Ya gusti. Ini muka laki gue mulus amat, mana glowing mirip lantai keramik yang abis di pel." Dira terus memperhatikan wajah suaminya yang tengah tertidur. Tangannya mulai bergerak menyentuh pipi suaminya lalu mengusapnya lembut. "Ya amstrong... Bener-bener mulus! Gilaaa, ini dia pake skincare apa coba?" lanjutnya bermonolog. Dira menggeleng-gelengkan kepalanya berkali-kali. Gadis itu kembali memperlihatkan wajah suaminya. "Gila cuy! Nggak ada pori-porinya dong! Ini mah nyamuk bisa kepeleset kalo hinggap di mukanya." Diam-diam Fadli menahan senyum mendengar Dira memuji dirinya. Sebenarnya ia tadi sedang tidur, namun ia merasa terganggu saat merasakan ada yang meraba-raba wajahnya. Laki-laki itu tetap memejamkan matanya berpura-pura tidur, ia membiarkan Dira yang kini sedang mencolok

