Orchidia membuka mata secara perlahan. Hal pertama yang ia lihat adalah Lucas yang masih tidur sambil memeluk dirinya. Orchidia sontak tersenyum geli melihat Lucas yang telanjang d**a dengan bercak merah di sepanjang leher hingga dadanya. Astaga, Orchidia tidak menyangka kalau mahakaryanya akan seindah itu. Pantas saja Lucas begitu senang membuat kissmark di lehernya, ternyata memang seindah itu meski hanya bercak merah keunguan berbentuk abstrak. Orchidia juga yakin, di leher hingga dadanya akan sama seperti Lucas saat ini. Pria itu tetap tidak mau kalah. “Mengapa kau senyum-senyum seperti itu?” Suara Lucas membuat Orchidia tersentak. Pria itu ternyata sudah bangun. “Eum, hanya sedang senang saja.” Lucas mengecup rahangnya lembut. “Kau bisa membuatku kehilangan akal sehat. Jadi berhe

