David hilang kendali. Dia tak bisa mengontrol dirinya dan emosinya. Tanpa sadar dia sudah memukuli Ben yang sudah tua itu dengan habis-habisan. Darah sudah keluar dari hidung dan mulut Ben. “DAVID!” “Hentikan, dia papa kamu.” “Dia bisa mati kamu pukuli David!” Mama Mario yang syok dan tak bisa menahan David yang masuk ke rumah mereka begitu saja. Mencoba menghentikan David. Tak berani mendekat. Tapi dia berteriak. Bruk ... Ben ambruk di depan David. Badannya sudah tak berdaya. Dia terjatuh di lantai. Tak sadarkan diri dan David mulai menyadari apa yang sudah dia lakukan karena emosi. “papa.” “Papa, maafin David pa.” David berlutut di depan tubuh papanya yang sudah tak berdaya. Hampir kehilangan kesadarannya karena tubuh rentanya yang dihajar, anaknya sendiri lagi

