Olivia bangun lebih dulu. Dia ke kamar mandi, mandi sebelum menyiapkan sarapan pagi khusus untuk David. Kali ini Olivia sudah lebih baik, jauh lebih baik dari kemarin. Olivia jadi bisa memasak. Dia ke dapur. Tanpa membangunkan David dulu. Entah David ada jadwal ke kantor, meeting penting atau tidak. Olivia tak tega membangunkannya. “Loh, sayang. Kok sudah bangun sih, masak lagi, sini biar mama saja. Kamu kan masih butuh banyak istirahat.” Lili juga baru bangun. Ini masih cukup pagi, matahari masih malu untuk menampakkan diri. Lili mengambil pisau yang dipegang Olivia untuk memotong-motong sayuran dan daging. “Biar mama saja yang masak.” Kata lili kepada anak pertama itu. “enggak usah ma. Enggak apa-apa. Olivia bisa ma, sudah sehat. Olivia mau masak untuk suami Olivia tercinta.” Uja

