Bab 9. Keripik Singkong

1688 Kata

*** Saat ini aku sedang di jalan menuju Madrasah tempatku mengajar. Waktu masih menunjukan pukul setengah Tujuh pagi karena aku memang sengaja berangkat dari rumah pagi-pagi sekali. Namun, aku tidak melewatkan sarapan pagi meskipun terburu-buru pergi. Bukan karena aku marah pada Mbak Lia ataupun Mas Azam, tapi karena diriku benar-benar diburu oleh waktu. Lagi pula jalan motorku yang lambat membuatku takut terlambat pula sampai ke Madrasah. Setengah jam dari perjalanan itu akhirnya gedung Madrasah terlihat juga. Sudah kukatakan bukan? Kalau motorku ini bergerak lambat. Aku sangat berhati-hati karena takut celaka. "Mumpung masih ada waktu, aku mau beli keripik singkong dulu," kuparkirkan motorku di depan warung kecil pinggir jalan tak jauh dari madrasah yang kemarin sempat kulihat ada ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN