-Hampir Ketahuan

1639 Kata
    Meyra dan Kelvin bergegas naik motor baru yang dibelikan Frey untuk makan siang berdua. Tanpa rasa bersalah sedikitpun mereka berdua bermesraan di atas motor pemberian Frey.        Sesampainya di restoran langganannya selama 6 bulan terakhir, mereka berdua masuk dan memesan makan siang seperti biasa, ya mereka berdua sering menghabiskan waktu makan siang di restoran atau terkadang di kontrak an Meyra. Selama itu pula Frey sahabat dari Meyra tidak menaruh curiga sedikitpun. “Beb. .. ngomong-ngomong kamu kapan mau cerai sama dia?!” Tanya Meyra pada Kelvin yang masih asik mengunyah makanan nya. “Ya tunggu dong beb, kan aku masih belum dapet tabungan nya dia sih!!!” Ucap Kelvin “Sabarr dulu ya sayang, nanti kalau tabungan dia udah ketemu semua, dan udah bisa dipindahin ke tabunganku, pasti aku bakal cepat ceraiin dia.!!” Ucap Kelvin lagi sesekali mengusap lembut rambut Meyra,. Membuat Meyra tersenyum senang. “Iya udah tapi janji yaa, jangan lama-lama, aku udah nggk tahan kalau harus jauh sama kamu dan slalu sembuyi terus nih.” Ucap Meyra manja “Iya iyaa. ..yaudah yuk selesain makan nya, abis ini aku mau balik ke bengkel lagi.” Ucap Kelvin “Iyaa, tapi nanti kamu jemput aku pulang kantor kan??!!” Pinta meyra dengan wajah yang dibuat centil dan mengoda. “Tapi tadi aku udah janji sama Frey buat jemput dia, gimana dong?!” Tanya Kelvin agak bingung. “Oo gituu, yaudah aku pulang sama manager aku aja kalau gitu.” Ucap Meyra kesal dan berusaha memanas manasi Kelvin. “Jadi kamu mau berduaan sama managermu yang udah tua itu, gitu maksud kamu??” Ucap kelvin agak kesal juga. “Ya biarin ajaahh, abis kamunya gak mau jemput aku, biar digoda goda nanti aku sama dia, biar kamu gak dapat jatah lagi dari aku”. Kata meyra lagi lagi membuat panas hati suami sahabat nya. “Kok kamu gitu sihh Beb?? Iya udahh iyaa nanti aku jemput.” Jawab Kelvin terpaksa mengalah Setelah makan siang kelvin mengantar meyra kekantor nya dan dia kembali bekerja dibengkel dan sesekali chating an dengan meyra. Sesuai janji nya Kelvin akan menjemput Meyra, tanpa memikirkan istrinya yang sudah lama di depan kantor menunggu kedatangan untuk menjemputnya. ‘Daritadi ditelvonin gak diangkat, kemana sih dia??’ batin Frey Tuuuutttt tuuuuuttttt tuuuuutttttttt.... Frey masih berusaha menghubungi suaminya, sampai panggilan kelima baru terdengar suara suaminya.. “Hallo sayang, maaf aku nggak bisa jemput kamu, aku lagi nganter mobil customer ini masih di jalan!!” Kata Kelvin berbohong pada istrinya. “Oohh iyaudah sayang, aku pulang sendiri aja gak papaa.” Ucap Frey tanpa curiga “Iya sayang maaf banget ya, lain kali aku pasti jemput.” Bohong Kelvin lagi berusaha meyakinkan istrinya. “Iya yaudah bye bye hati-hati kamu dijalan sayang, cepet pulang nanti ya??” Jawab Frey yang sebenarnya agak kecewa. Sementara itu, Kelvin bergegas menyusul Meyra di kantor, sesampainya disana Meyra sudah didepan lobi menunggu Kelvin. Lalu mereka akan pulang ke kontrakan Meyra, tapi dijalan tanpa diketahui Kelvin dan Meyra ada Frey juga pas lampu merah menyala, dengan posisi Frey dibarisan motor depan, dan mereka berdua tepat di belakang Frey. Kalau saja Frey mau melihat kaca spion sepeda motornya, pasti sudah melihat dua orang yang sedang berboncengan mesra. Sayangnya Frey tidak menoleh atau pun melihat kaca spion dan langsung bergegas pulang setelah tanda lampu hijau.        Baru setelah motor Frey berjalan, Kelvin melihat kalau ada Frey didepan mereka, dan Kelvin langsung saja melepaskan tangan Meyra yang sedang memeluk atau lebih tepatnya berpegangan. “Kenapa sih beb!!! Kok tiba tiba dilepasin sihh??” Tanya Meyra agak kesal. “Tuuhh ituu ada Frey didepan, kalau dia lihat gimana cobak??” Ucap Kelvin sambil terus berusaha melihat kesamping agar tak terlihat dari motor depannya. “Aduhh iyaa, kok bisa sih beb, tadi kamu kenapa lewat sini sihh, bisa berabe kalau ketahuan sekarang.” Kata Meyra sambil menutupi wajahnya dengan tas yang dibawanya   Setelah motor Frey tak terlihat barulah mereka berdua bernafas lega, dan melanjutkan pulang ke kontrakan Meyra, sesampainya disana Kelvin tidak langsung pulang melainkan masuk ke rumah Meyra dan berduaan serta bermesraan dengan Meyra sampai mereka mencapai klimaks berkali kali. Padahal dirumah Frey sedang beres beres apartemen meskipun capek habis bekerja, tidak tau kalau suami tercinta nya sedang dengan wanita lain diluar sana.    Selesai bersih bersih dan beberes tempat tinggalnya, Frey bergegas membersihkan dirinya, setelahnya Frey akan memasak makanan kesukaan suaminya itu. Setengah jam berkutat didapur dengan perasaan senang akhirnya makanan sudah matang dan langsung disajikan dimeja makan, tinggal menunggu suaminya pulang dia menscroll scroll handphone nya untuk menghilangkan bosan. Sudah hampir satu jam lamanya Frey menunggu suaminya, tapi belum ada tanda-tanda suaminya akan pulang, akhirnya Frey memutuskan untuk membuat kue kesukaan nya supaya bisa mengganjal perutnya yang sudah lapar sedari tadi. Memang frey tidak langsung memakan masakannya karena dia menunggu suaminya pulang untuk makan malam bersama. Kue yang dibuatnya matang dan Frey menuju ruang tv untuk menonton berita sambil menunggu suaminya serta memakan kue buatannya. ‘loh udah jam segini aja’ batin Frey sambil memandangi jam tangan nya. Jarum jam sudah menunjukkan pukul 8 tapi suaminya belum pulang juga yang menimbulkan rasa kekhawatiran Frey muncul. Akhirnya dirinya menelpon suaminya agar perasaan khawatir itu hilang, tapi setelah lama terdengar dering belum ada sahutan juga dari sana, sampai berkali-kali dirinya menelpon suaminya. Ddrrrrttt dddrrttt ddrrrrttt.... Getaran ponsel disaku kemeja Kelvin menandakan ada panggilan masuk berkali kali, tapi sang empunya masih saja mengabaikan dan justru tetap berduaan dengan Meyra, sebenarnya mereka sudah selesai ber aktivitas mesranya. Akan tetapi memang Kelvin malas untuk sekedar melihat siapa yang menelpon nya , karna dirinya sudah tau kalau itu adalah istrinya dirumah yang akan menanyakan keberadaannya. Dia malas untuk ditanya tanya, sebenarnya , sedangkan getaran itu terus berlanjut hingga kelvin terpaksa mengangkatnya, sampai suara disebrang menyapa, kelvin tetap diam tak menanggapi istrinya yang memanggil nya berkali kali. Kelvin benar benar lelah akan keadaan seperti ini, dia pun ingin hubungan dengan Meyra berjalan lancar tanpa sembuyi sembuyi, akan tetapi dia belum mendapatkan apa yang dia mau, setelah menemukan tabungan Frey istrinya rencananya kelvin akan menceraikan Frey dan tinggal bersama Meyra. Sungguh kelvin tidak pernah memikirkan perasaan Frey yang rela meninggalkan ayahnya demi dirinya, yang rela meninggalkan semua fasilitas mewahnya hanya untuk hidup bersama dengannya. ‘’hallooo sayaaang, kamu masih disana kan??” tanya Frey. “Hallooo kok gak ada suaranya sih! Apa hp aku yang rusak? Halooo?” ujarnya lagi. Tetapi Kelvin masih saja diam dan ketika mau menjawab malah Meyra sengaja memberikan kecupan dibibirnya hingga terjadilah pagutan yang menggelora. Sampai suara dihandphone yang masih memanggil manggil, kelvin menghentikan aksi mereka. “Iyaa, halo, udah kedengeran? Ini aku lagi dibawah mobil kamu tunggu aja dirumah, abis ini aku pulang, yaudah ya aku sibuk ini!” kata Kelvin dengan suara berat nya serat akan gairah yang sudah onfire. “Iya udah, kamu hati hati pulangnya sayang, byee!” kata Frey yang percaya begitu saja perkataan suaminya.      Setelah menyelesaikan aktivitasnya Kelvin bergegas akan oulang ke apartemen Frey, sesampainya disana dirinya mencoba bersikap semanis mungkin, seperti dulu ketika dia masih mencintai Frey. Kelvin masuk apartemen dan mengganti sepatu dengan sandal rumahan yang slalu disediakan oleh istrinya, lalu dirinya masuk dan mencari keberadaan istrinya itu, dilihatnya Frey sedang fokus menonton berita hingga tidak dengar sama sekali akan kepulangan Kelvin suaminya. Kelvin mencoba memeluk frey yang sedang duduk dari belakang, dan mencium lembut pipi Frey, agar istrinya itu tidak curiga. “ya ampun sayang kamu ngagetin banget sih?” ucapnya denga senyum melebar dan jantung berdetak kencang karna kaget. “Abisnya kamu fokus banget nonton tv nya, sampai-sampai gak kedengeran aku panggil panggil dari tadi”. Ucap kelvin pada Frey yang langsung bergelayut pada lengannya. “Iya kah sayang? Maaf ya aku gak denger tadi mungkin bener bener fokus tadi pas liat beritanya”. Ucap frey merasa bersalah karna tidak menyambut kedatangan suaminya. “Iya gakpapa, aku bersih bersih dulu deh, abis ini makan ya? Bau masakannya bikin perut aku keroncongan hehehe” ucap kelvin dengan menunjukkan gigi rapi nya itu. Sesaat setelah suaminya mandi Frey mengambil baju kotor suaminya yang baru dipakai, tapi seketika Frey langsung shock melihat apa yang ada di baju suaminya, dirinya benar benar merasa marah. “Masss!!! Ini apaan maksut kamu, apa ini mas?? Kamu selingkuh dari aku?? Kamu punya pacar diluar sana mas?!”. Ucap Frey dengan nafas memburu dan nada agak tinggi. “kamu ngomong apa sih saa ..yaa..” ucap kelvin terpotong dan seketika matanya melotot melihat noda bekas bibir dibaju yag barusan dipakai, tapi dia buru buru menetralkan raut wajah kagetnya dengan santai. “Inii apaaan massss, coba kamu jelasin ke aku!” perintah Frey dengan mata berkaca-kaca dan wajahnya yang merah padam. “Kamu itu kalau nuduh yang kira kira dong!! Masak lipstik sendiri gak mengenali??” kata Kelvin berusaha memberikan alasan yang dirasa masuk akal baginya, dan benar saja seketika wajah Frey langsung membeo “hahhh, apa iyaa?” tanya Frey lirih seperti gumaman, dan Frey langsung menuju cermin yang kebetulan warna lipstik dibaju dan bibirnya hampir sama. “aduhhh maaf ya sayang. .. aku udah nuduh macem macem ke kamu!”. Ucap Frey yang percaya begitu saja pada suaminya. “Makanya kalau mau ngomong dipikir dulu, jangan asal nyeplos aja!” ucap Kelvin berpura-pura marah. “maaf.. .maaf bangettt please maafin ya, aku kebawa emosi soalnya akhir akhir ini aku mimpiin kamu aneh aneh dibelakang ku, maaf ya sayang?”. Ucap Frey mencoba membujuk suaminya dan dirinya menempel nempel kesuaminya suapaya dimaafkan. “yaudah jangan sampai di ulangi lagi, aku paling gak suka kalau dicurigai. Aku udah capek-capek kerja pinginnya dirumah dimanja dan istirahat malah di curigai.”ucap kelvin berusaha meyakinkan istrinya yang dibalas senyuman lebar oleh istrinya, sedangkan di dalam hati Kelvin merasa menang karna telah berhasil mengelabui istrinya. Akhirnya mereka pun sudah baikan dan keadaan sudah seperti harmonis kembali, meraka makan malam bersama dengan perasaan sama sama lega dan tenang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN