Dengan wajah yang berseri-seri, Livia melajukan mobil dengan kecepatan tinggi, menuju ke suatu tempat. Dia sudah tidak sabar ingin segera menemui seseorang yang sangat dirindukannya. Livia melajukan mobilnya dengan mengebut, tidak memikirkan resiko apa pun yang bisa saja dialaminya di jalan raya karena pikirannya dipenuhi oleh satu hal, dia ingin segera tiba di tempat tujuannya dan segera bertemu dengan orang yang begitu dirindukannya. Karena kecepatan mobil yang Livia kendarai sehingga tidak membutuhkan waktu yang lama, dia pun tiba di tempat tujuan. Livia memarkirkan mobil di depan sebuah rumah yang sangat mewah. Hanya sekilas melihat struktur bangunannya, siapa pun akan tahu bahwa pemilik rumah itu pastilah orang yang sangat kaya. Livia keluar dari mobil dengan tergesa-gesa

