Makhluk Yang Mengerikan Bangunlah putriku. Bell membuka matanya. Bibirnya perlahan terbuka dan deretan gigi putih yang mungil itu mengintip. Dia terkikik. Seperti baru saja melihat sesuatu yang lucu. “Bell.” Mendengar suara Cloud, matanya langsung bergerak mencari pemilik suara itu. Dia memamerkan gigi-giginya lalu berkata, “Hihihihi. Aku lapar.” “Pak Tua, apa yang harus kita lakukan?” tanya Cloud. “Kita harus pergi dari sini,” jawab Mr. Strengthen. “Kalau begitu kau ... Ayah.” Cloud terdengar canggung memanggil ayah pada Mr. Strengthen. “Cloud ...” Mata Mr. Strengthen berkaca-kaca terharu. “Ayah harus membawa Bell pergi dari sini.” Cloud berdecih dengan seburat merah di wajahnya. Dia mengalihkan pandang ke arah Bell yang masih bertubuh hitam. Dia tersenyum lalu mengulurkan tang

